64 Santri Al Kautsar Angkatan Ke-22 Diwisuda

Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar, Lokasi Pra-Muktamar Zona Sumatera
27 September 2016
Menkop UKM Kunjungi Ponpes Al-Kautsar Medan
27 September 2016

64 Santri Al Kautsar Angkatan Ke-22 Diwisuda

Sebanyak 64 santri angkatan ke-22 Pondok Pesantren Al Kautsar Al Akbar, Medan melangsanakan tasyakuran wisuda di aula Pondak Pesantren tersebut, baru-baru ini. DAlam acara tersebut Pimpinan Pondok Pesantren Al Kautsar Al Akbar, Medan Buya Sech H Ali Akbar Marbun menyatakan gembira, karena selama enam tahun belajar di pesantren, semua berhasil lulus seratus persen,
“Perpisahan menjadikan kita bersedih karena anak didik yang selama ini menjadi didikan kami akan meninggalkan pondok pesantren, tetapi ada juga rasa gembira, karena selama enam tahun belajar di pesantren, semua berhasil lulus seratus persen,” kata Buya Sech H Ali Akbar Marbun.

Dikatakan Buya Ali Akbar, kalau anak didik berhasil, itulah kebahagian dari para pendidik. “Janganlah melupakan hubungan dengan pesantren ini. Semua bercita cita mencari ilmu yang lebih tinggi, janganlah terpengaruh dengan pergaulan dunia, karena kalian adalah harapan bangsa yang bisa menebarkan rasa kasih sayang sesama umat, kalau ingin berhasil hendaknya lebih berhasil dari buya,” imbaunya.

Menurut dia, acara kali membangkitkan rasa bangga dan bahagia,karena hadirnya beberapa undangan, diantaranya Ketua Buddha Tzu Chi Indonesia Medan, Mujianto, Kasubdit Bin Polmas Dit Binmas Poldasu AKBP H AE Hutabarat, Ustad H Amhar Nasution, yang mewakili Bupati Tobasa, para wali murid, semua tenaga pendidik dan undangan lainnya.

“Ini menunjukkan ikatan tali silaturahim dan kebersamaan itu akan terus terjalin, walau kita beda etnis, suku maupun agama, karenanya, cinta kasih dan persaudaraan adalah perdamaian yang sangat tulus,” tegas buya Ali Akbar.

Sementara Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Medan, Mujianto, pada kesempatan itu memotivasi para santri, agar segera membuktikan sebagai anak didik yang trampil dan berdaya guna di tengah tengah masyarakat. “Semua manusia berdarah sama, dimana Tzu Chi juga memiliki kegiatan humanis, pendidikan dan sosial. Kalian harus bisa menciptakan etos kerja dengan menciptakan inovasi baru. Kami siap menjalin hubungan silaturahmi, saling tukar informasi, terutama dalam meningkatkan keteladanan pendidikan, hubungan sosial dalam kebersamaan menuju kebersamaan yang lebih erat,” ujarnya.

Sebelumnya H Amhar Nasution, mengatakan jalinan silaturahmi yang ditunjukkan oleh Mujianto sebagai pemimpin Buddha Tzu Chi Indonesia Medan menunjukkan kalau beliau juga memiliki kepedulian sosial yang sangat tinggi terhadap keberadaan Pondok Pesantren Al Kautsar, terutama dalam memberi bantuan sumbangan dan kerjasama lainnya yang berbentuk cinta kasih, saling peduli dalam satu ikatan dan kerjasama untuk memajukan keberadaan pondok pesantren Al Kautsar kedepannya. “Jalinan persaudaraan ini semoga kian kokoh dan berkelanjutan,” ungkap Amhar Nasution.

Wisuda ditandai dengan penyerahan ijazah kepada 64 santri yang berhasil lulus oleh pimpinan Pondok Pesantren Al Kautsar, Buya Ali Akbar Marbun, yang didampingi Mujianto, dan H Muhammad Husni. (rizanul/ril)